Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga padel makin populer di Indonesia — terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. Kepopuleran ini ditandai dengan banyaknya lapangan padel yang dibuka, komunitas yang aktif mengadakan turnamen, serta meningkatnya minat masyarakat dari beragam usia untuk mencoba olahraga ini.

Namun, salah satu hambatan awal bagi pemula adalah biaya investasi peralatan, khususnya raket padel dan perlengkapan lain seperti bola, sepatu, hingga grip. Di sinilah peluang bisnis penyewaan raket dan perlengkapan padel muncul sebagai solusi yang menarik dan berpotensi menguntungkan.

Feasibility study ini bertujuan untuk:

  • Menilai potensi pasar dan permintaan pelanggan.

  • Menghitung estimasi biaya awal dan operasional.

  • Menilai potensi pendapatan dan profitabilitas.

  • Mengidentifikasi resiko bisnis dan strategi mitigasinya.

  • Memberikan rekomendasi investasi yang realistis.

Analisis Pasar

3.1 Trend Permintaan

Olahraga padel menjadi favorit karena mudah dipelajari, bersifat sosial, dan aktivitasnya menyenangkan. Banyak pekerja kantoran, anak muda, hingga komunitas olahraga yang mencoba padel sebagai alternatif tenis atau badminton.

Permintaan akan peralatan berkualitas tumbuh seiring bertambahnya pemain baru, tetapi tidak semua pemain ingin membeli raket sendiri, terutama pemula yang belum yakin akan komitmennya dalam olahraga ini.

Ini membuka peluang besar bagi rental gear padel.

3.2 Target Pasar

  • Pemula yang ingin mencoba padel tanpa membeli peralatan.

  • Komunitas yang berlatih bersama.

  • Event/turnamen padel lokal.

  • Mahasiswa dan pekerja profesional dengan jadwal fleksibel.

4. Analisis Teknis & Operasional

4.1 Lokasi

Bisnis ini idealnya berlokasi dekat dengan klaster lapangan padel atau pusat olahraga. Bisa di dalam kompleks lapangan sendiri (secara kerja sama), kios kecil di luar, atau di coworking spot komunitas olahraga.

4.2 Peralatan yang Disewakan

  • Raket padel – berbagai level (pemula, menengah, profesional)

  • Bola padel

  • Grip, tas, kaos kaki/sepatu (opsional)

  • Aksesori latihan (cone, resistance band — optional upsell)

4.3 Jumlah Inventaris Awal

Rekomendasi awal:

  • 20–40 raket (campuran level)

  • 10–20 lusin bola

  • Stock kecil aksesori tambahan

4.4 Sumber Pembelian

Bisa lewat distributor resmi atau importir gear padel yang sudah terpercaya. Pastikan kualitas raket cocok dengan rentang harga yang diminati pelanggan.

5. Analisis Finansial

Catatan: angka di bawah bersifat estimasi awal — disesuaikan lagi dengan harga aktual di kota kamu.

5.1 Biaya Awal

Komponen Estimasi Biaya
Pembelian raket (30 unit @ Rp 1.500.000) Rp 45.000.000
Bola padel (15 lusin @ Rp 250.000) Rp 3.750.000
Rak display dan storage Rp 5.000.000
Software booking/sewa Rp 3.000.000
Branding & signage Rp 4.000.000
Lainnya (kemasan, spare grip) Rp 4.000.000
Total Awal ± Rp 64.750.000

5.2 Biaya Operasional Bulanan

  • Sewa tempat/area: Rp 3.000.000

  • Tenaga kerja (1 orang): Rp 4.000.000

  • Perawatan & cleaning: Rp 1.000.000

  • Utilities & pemasaran: Rp 1.500.000

  • Penyusutan alat: Rp 1.500.000
    Total: ± Rp 11.000.000/bulan

5.3 Pendapatan Potensial

Harga sewa (contoh):

  • Raket padel: Rp 30.000–Rp 50.000/jam

  • Bola padel: Rp 10.000–Rp 15.000/sesi

  • Paket combo: Rp 45.000–Rp 70.000/jam

Kalau rata-rata sewa raket per hari:

  • 20 raket × 4 jam × Rp 40.000 = Rp 3.200.000/hari
    → Rp ~96.000.000/bulan

Margin kotor sangat menarik jika tingkat okupansi dan permintaan stabil.

6. Analisis SWOT

Strengths (Kekuatan)

✔ Modal awal relatif ringan.
✔ Pasar yang sedang tumbuh.
✔ Produk yang bisa menjadi recurrent income (sering disewa berulang).

Weaknesses (Kelemahan)

✘ Ketergantungan pada lokasi padat peminat padel.
✘ Risiko kerusakan alat.

Opportunities (Peluang)

✨ Kerja sama dengan lapangan padel.
✨ Event/turnamen sebagai partner penyedia gear.
✨ Layanan antar/pick-up gear.

Threats (Ancaman)

⚠ Persaingan rental di lokasi yang sama.
⚠ Fluktuasi minat olahraga musiman.

7. Strategi Pemasaran

🔹 Digital Presence: Instagram/TikTok konten padel + testimoni.
🔹 Booking Online: Sistem booking + pembayaran digital.
🔹 Program Loyalitas: Diskon paket sewa bulanan.
🔹 Kolaborasi: Kerja sama dengan lapangan, klub, dan pelatih.

8. Kesimpulan & Rekomendasi

✨ Secara finansial dan pasar, bisnis penyewaan raket dan perlengkapan padel sangat layak dijalankan di kota-kota besar Indonesia.
✨ Potensi keuntungan kuat apabila lokasi tepat dan pemasarannya efektif.
✨ Mulai dari modal awal sekitar Rp 60–70 jutaan, dengan pendapatan bulanan yang realistis jauh melebihi biaya operasional — profit bisa cepat terlihat di 3–6 bulan pertama.

Rekomendasi selanjutnya:

  1. Survei langsung area sekitar target lapangan padel.

  2. Uji coba harga sewa dan paket pelanggan.

  3. Fokus pada kolaborasi dengan komunitas padel lokal.

 

Lokasi Layanan Kami

 

Bandung dan Jawa barat : Bandung Cimahi Sumedang Tasikmalaya Garut Subang Cianjur Sukabumi Ciamis Bogor Cirebon Karawang Cikampek

 

Jakarta dan Sekitarnya : Jakarta Tangerang Banten Bogor Depok Bekasi

 

Indonesia : Jawa Bali Timor Sumatra Kalimantan Sulawesi Maluku Papua Lombok Flores

 

Dengan pengalaman dalam menangani berbagai proyek di Jakarta dan Bandung, kami memahami karakter urban dan lingkungan alam di masing-masing kota, dan mampu meresponsnya dengan pendekatan desain yang kontekstual dan berkelas.

 

www.rytamautama.com